FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KEKAMBUHAN HERNIA INGUINALIS PADA KLIEN YANG TELAH MENJALANI OPERASI DI RSUD KOTA BEKASI TAHUN 2015
Abstract
Data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi jumlah kasus Hernia Inguinalis pada bulan Januari-Desember tahun 2014 terdapat 463 kasus. Dari 463 kasus, 425 kasus sudah dilakukan operasi, sedangkan 38 kasus tanpa tindakan operasi hanya melakukan berobat jalan. Dan untuk data klien yang mengalami kekambuhan Hernia Inguinalis kembali pada bulan Januari-Desember 2014 sebanyak 31 kasus. Dalam penelitian yang dilakukan penulis sampel penelitian diambil dari data kasus Hernia Inguinalis yang ada di RSUD Kota Bekasi pada bulan Januari-Maret sebanyak 87 kasus, jika di rata-ratakan sampel yang dapat diambil yaitu sebanyak 34 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kekambuhan hernia inguinalis pada klien yang telah menjalani operasi di RSUD Kota Bekasi Tahun 2016.
Metode penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.subjek penelitian ini adalah klien hernia inguinalis yang telah menjalani operasi di RSUD Kota Bekasi Tahun 2016. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 34 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan di uji statistik menggunakan Chi Square.
Penelitian ini dilaksanakan pada 15 Juni-11 Juli 2016. Data diperoleh dari responden dengan cara mengisi kuesioner. Dari 31 responden didapatkan data bahwa responden yang terjadi kekambuhan hernia inguinalis yaitu sebanyak 8 responden (25,8%) dan yang tidak terjadi kekambuhan hernia inguinalis sebanyak 23 responden (74,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan terjadi kekambuhan hernia inguinalis (P = 0,017 < α = 0,05), Pengetahuan (P = 0,017 < α = 0,05), Sosial Ekonomi (P = 0,029 < α = 0,05), Obesitas (P = 0,045 < α = 0,05), Pekerjaan (P = 0,010 < α = 0,05).
Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kekambuhan hernia inguinalis pada klien yang telah menjalani operasi di RSUD Kota Bekasi Tahun 2016 adalah pendidikan, pengetahuan, sosial ekonomi, obesitas, pekerjaan. Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberi masukan dan informasi serta menambah pengetahuan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan terjadinya kekambuhan hernia inguinalis dan bahan evaluasi bagi mahasiswa, pendidik, tenaga kesehatan, dan institusi rumah sakit untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan selama proses pemberian asuhan keperawatan.
Keywords
Full Text:
UntitledReferences
Arisman. 2007. Gizi Dalam Kehidupan. Jakarta : EGC.
Betz, L, Cecily.2004. Mosby’s Pediatric Nursing Reference. Jakarta : EGC
Brunner & Suddart, 2000. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 vol.2. Jakarta : EGC
Ditjen Yanmedik, Depkes RI. 2010. Pola Penyakit Terbanyak Pada Rawat Jalan. (Online).www.depkes.go.id diakses tanggal 15 april 2016
Hidayat, 2009. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Salemba Medika
Hidayat. 2010. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika: Jakarta
Ignatavicius, D. D., & Workman , M. L. (2006). Medical Surgical Nursing : Critical Thinking for Collaborative Care. USA: Elsevier Sounders.
Israr, Y.A, W.R. Mardiya, dan N. Faradilla. 2009.Obat Antimania. Jakarta : EGC
Joyce M Black dan Jane Hokanson H. 2009. Medical – surgical nursing, clinical managemen for positive out comes, USA : Saunders
Joyce M Black dan Jane Hokanson H. 2014. Keperawatan Medikal Bedah, Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Singapore: Elsevier
Kemenkes RI, 2012. Profil Data Kesehatan Indonesia Tahun 2011. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pp. 51-83
Mansjoer dkk, 2000. Kapita Selekta Kedokteran edisi 3, Jakarta : EGC
Misnadiarly. 2007. Obesitas Sebagai Faktor Resiko Beberapa Penyakit. Jakarta : Pustaka Obor popular
Nurmianto, Eko. 2003. Ergonomi Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Surabaya : Guna Widya
Notoatmodjo, 2003. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta
Notoatmodjo, 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta
Ruhl, C.E.; Everhart, J.E., 2007. Risk Factors for Inguinal Hernia among Adults in the US Population. Am J Epidemiol. 165(10): 1154-61
Schwartz, 2000. Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah Edisi 2, Jakarta : EGC
Schwartz, 2004. Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah Edisi 6, Jakarta, penerbit buku kedokteran EGC
Sjamsuhidajat,Wim De Jong, 2004. Buku Ajar Keperawatan Ilmu Bedah Edisi 2, Jakarta : EGC
Sjamsuhidajat, Wim De Jong, 2011. Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi 3, Jakarta : EGC
Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Bandung : CV. Alfabeta
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Bandung : CV. Alfabeta
Towsend, Courney, M. 2004. Hernias Sabiston Textbook Off Surgery Edition 17. Philadelphia : Elsevier Saunders
Ahmad Zumaro, 2009. Perbedaan Angka Kejadian Infeksi Luka Operasi Herniorafi Teknik Linchtenstein Menggunakan Mesh Monofilamen Makrofilamen Dengan Herniorafi Teknik Shouldice Pada Operasi Hernia Inkaserata, Tesis : FK UNDIP Semarang.
Hatif Mahendra Pramono, 2014. Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Hernia Inguinalis Dipoli Bedah RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Skripsi : FK Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Monarchi Al Tamsli Saliti, 2013. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hernia Inguinalis Di RSU Daya Makasar Dan RSUD Labuang Baji Makasar, Skripsi : STIKES Nani Hasanudin Makasar.
Sastroasmoro, Sudigdo, dan Sofyan Ismael, 2010. Dasar-dasar metodologi Penelitian Klinis edisi ketiga. In : Pemilihan Subjek Penelitian dan Desain Penelitian. Jakarta :Sagung Seto.
Sodikin, 2012. Pengaruh Terapi Bacaan Al-Quran Melalui Media Audio Terhadap Respon Nyeri Pasien Post Operasi Hernia Di Rs. Cilacap, Tesis : Universitas Indonesia
Http://healthyenthusiast.com/hernia_inguinal.html di akses 10 Mei 2016
Http://www.rightdiagnosis.com/inguinal_hernia/stats-country.htm di akses 10 Mei 2016
Http://www.wikipedia.com/pencegahan_kekambuhan_hernia.html di akses 05 Mei 2016
Refbacks
- There are currently no refbacks.